Tutorial, Review, Tips&Trik

Permainan Burung Merpati Masih Jadi Favorit Anak-Anak

MEDIAKOMPILASI.COM,Bekasi-Perkembangan teknologi yang tumbuh pesat harus diakui sangat berguna bagi kehidupan manusia dimuka bumi ini namun disisi lain kemajuan teknologi juga telah menggerus budaya lokal salah satunya permainan anak-anak.Saat ini anak-anak lebih suka nongkrong diwarnet untuk main game online ketimbang main petak umpet,egrang,congklak dan lain lain.Namun begitu ternyata masih ada permainan tempo dulu yang tetap eksis hingga sekarang salah satunya permainan burung merpati.

Permainan ini menggunakan sepasang burung merpati yang sedang memasuki masa kawin(Giring) dimana sijantan akan selalu mengejar sibetina.Sijantan kemudian diterbangkan dari tempat yang jauh biasanya diterbangkan bersama pejantan lain untuk diadu Meskipun jauh sipejantan akan selalu mengejar betina dan biasanya untuk memacing pejantan untuk segera mengejar sang betina maka ada joki yang bertugas meng"klepek-klepek" sayap betina yaitu dengan cara mengepak-kepakan sayapnya.
Burung Merpati
Besek burung merpati

Burung Merpati
Geng Bocah Cilik

Burung Merpati
Joki sedang Action
Permainan ini sudah lama eskis bahkan sejak saya masih usia SD sudah sering memainkan permainan ini.Tidak hanya anak-anak yang memainkan permainan ini orang dewasapun sepertinya tak mau kalah bahkan sering dijadikan perlombaan tak jarang pula sering dijadikan taruhan.Kebetulan diperumahan kami di kelurahan Sumber Jaya Bekasi sedang musim permainan burung merpati meskipun sedang musim penghujan.Anak-anak sangat antusias memainkan permainan ini meskipun harga sepasang merpati tidak murah untuk ukuran anak-anak namun karena suka mau tak mau beli juga.Baca juga : Gapura Unik Ikon Perumahan Bekasi

Anak-anak yang rata-rata masih usia SD ini biasanya bermain setelah pulang sekolah sekitar pukul 14.00 dan dilakukan bareng-bareng bersama teman-tamannya yang sama-sama memiliki burung merpati dan biasanya masih satu RT.Salah satunya sebut saja namanya Janu siswa kelas 5 SD ini memiliki sepasang burung merpati yang dibelinya seharga Rp.60.000 sepasang.Tiap hari bermain burung merpati bersama 6 orang temannya.Saat permainan masing-masing membawa burung merpati yang dibawa dengan besek kemudian burung-burung merpati tersebut dikumpulkan dalam satu kandang.

Permainannya dimulai dijalanan perumahan dengan membawa 2 atau lebih burung merpati pejantan ketempat yang agak jauh kurang lebih 20 meter kemudian dilepaskan lalu si joki(Pemilik burung) mengepak-kepakkan sayap sibetina nah siapa yang sampai duluan itulah yang menang.hal itu dilakukan secara berulang-ulang dan mereka secara bergantian bertugas menerbangkan burung.Bagi anak-anak permainan ini tentu sangat menyenangkan walaupun harus bermain dijalanan.Hal itu bisa diihat dari semangatnya mereka tak peduli panasnya sinar matahari dan terkadang dikagetkan dengan suara klakson motor atau mobil.Bahkan tak sedikit anak-anak yang kulitanya jadi hitam karena seringnya tekena sinar matahari namun bagi mereka itulah kegembiraan yang tidak bisa didapatkan dari permainan lain. 

13 comments:

  1. sama mas di daerah saya burung merpati juga masih menjadi permain favorit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mas nggak tua nggak muda sampai anak anakpun pada suka main burung merpati apalagi yang main orang dewasa burungnya bagus bagus

      Delete
  2. Replies
    1. Suka sih suka tapi sekarang sih males nggak tahan sama kotorannya dan makannya boros

      Delete
  3. Waktu msh di Jogja, di desa mbahku, anak-anak yang bermain burung merpati ini merupakan pemandangan sehari-hari. Bahkan orang dewasa dan bapak-bapak juga banyak yang terlibat dalam permainan ini. Tapi disini, di Kalimantan, permainan jenis ini jarang. Disini permaian layang-layang eksis setiap hari..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang mas permainan yang merakyat dan tetap eksis

      Delete
  4. tapi harus hati hati klo mainnya dijalan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Namanya juga anak anak mba nggak peduli keselamatan yang penting bisa bermain untungnya jalannya nggak terlalu ramai

      Delete
  5. Saya mah biasanya jadi team penerbang mas, lumayan bisa dapet komisi Nyahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau yang main anak anak nggak ada komisi komisian gantian saja yang menerbangkan

      Delete
  6. Permainan anak laki-laki ini mah, ponakan saya yang cowok kalau udah ada burung betah banget mainnya :D

    ReplyDelete
  7. Kalau saya setiap hari melihat, orang yang bekerja sebagai pelepas burung "dara" bahkan belakangan ini sudah ada dua pekerja yang setiap hari kerjanya sebagai pembawa burung dara dari tempat pemeliharaan, sampai ke tempat pelepasan... biasanya jaraknya cuma 500 meter... atau bahkan bisa sampai 1 kilo....

    ReplyDelete

Dilarang nyepam ! Apalagi menyelipkan URL (Hidup/Mati) atau promosi dikolom komentar !

Followers

Total Pageviews

Copyright © Media Kompilasi. All rights reserved. Template by CB