Minggu, 27 Maret 2016

Pengalaman Tersengat Listrik Saat Reparasi Televisi

author photo
Pengalaman Tersengat Listrik Saat Reparasi Televisi-Namanya saja sudah hobi elektronika meskipun saya sudah mampu merakit radio,amplifier atau speaker aktif kok rasanya kurang lengkap kalau tidak menguasai tehnik reparasi(service) elektronika.Dulu saya sempat bercita-cita menjadi montir elektronika untuk mewujudkannya saya kemudian mengikuti pelatihan disebuah BLK Disnaker dikampung saya.Sebelum saya mengikuti pelatihan sebenarnya saya sudah menguasai dasar -dasar elektronika dengan cara belajar otodidak.Baca juga : Cara Belajar Elektronika Secara Cepat 

Power Supply Tv
Kapasitor yang jadi masalah ( Source)

Setekah 3 bulan mengikuti pelatihan dan mendapatkan ijazah montir muda ternyata saya belum mahir betul dalam bidang reparasi peralatan elektronika khususnya televisi karena memang saya jarang praktek membongkar atau mencoba mereparasi dan ternyata berdasarkan penuturan seorang montir elektronika dimana tempat saya PKL keahlian mereparasi bisa didapatkan dari pengalaman bukan dari kursus atau teori.Kursus hanya memberikan dasar-dasarnya saja

Disitulah kesulitannya,untuk bisa berlatih mereparasi paling tidak saya harus magang ditempat reparasi sehingga sering menemukan masalah dan memperbaikinya jika tidak ketemu masalahnya bisa minta bantuan teknisi ditempat magang.Sebenarnya bisa juga berlatih sendiri namun tetap harus ada yang membimbing.Akhirnya saya memilih untuk berlatih sendiri dan sayangnya hanya modal nekat atau kira-kira saja.

Suatu saat saudara saya televisinya rusak dimana gambarnya tidak muncul padahal lampu powernya menyala dan minta tolong dibetulkan.Saya beranggapan kerusakannya tidak parah cuma pada bagian power supply akhirnya saya menyanggupi siapa tahu bisa,oh ya televisinya merk china 14 Inch.Dengan berbekal peralatan elekronika mulai dari multimeter,solder,desoldering,obeng sampai tang kemudian saya mencoba memperbaiki televisi dirumah saudara saya.Baca juga : Miliki 5 Peralatan Kerja ini Jika Ingin Belajar Elektronika

Setelah kabinetnya terbuka saya langsung mengecek pada bagian power supply dan bagian ini sebenarnya bagian yang berbahaya (Live Area)artinya bertegangan tinggi makanya harus berhati-hati.Saya kemudian mencolokkan kabel AC power kekontak listrik lalu saya ukur tegangan beberapa komponen seperti elco,dioda dan transistor untuk mengetes bekerja atau tidak.Setelah dirasa tidak ada masalah saya berinisiatif mengetes kaki kaki komponen mungkin ada yang solderannya lepas atau tidak dengan cara memegangnya.

Disinilah keteledoran saya harusnya saya memencet dulu tombol powernya namun saya lupa dengan kata lain tegangan listriknya masih ada dan ketika saya memegang elco(kapasitor) power yang berukuran paling besar saya langsung tersengat aliran listrik rasanya tidak bisa dilupakan seumur hidup bahkan beberapa jam kemudian badan saya langsung meriang.Untungnya waktu itu saya menggunakan alas kaki karena memang sudah menjadi kebiasaan pas praktek saya selalu mengenakan alas kaki kering.

Pesan saya kepada yang hobi elektronika terutama yangt sedang belajar reparasi televisi agar selalu berhati-hati ketika melakukan pekerjaan elektronika karena akan selalu berhubungan dengan tegangan tinggi keselamatan yang paling utama.

This post have 17 komentar

avatar
Isrofi Achmad delete 27 Maret 2016 21.50

Wah bisa buat obat rematik tuh Mas, gara-gara tersengat listrik :) pis..

Reply
avatar
TABUH GONG delete 27 Maret 2016 23.10

Pernah juga tersengat tegangan listrik saat mencoba bongkar tv..saat itu tanpa sengaja tangan menyentuh lempengan pendingin transistor, eh ternyata ada arus listrik lumayan besar membikin tanganku tersentak. Saya transistornya rusak ato gimana ..gk pahamlah, maunya coba2 tp malah dapat sengatan listrik.hhh

Reply
avatar
Wong Crewchild delete 28 Maret 2016 04.18

wah nggak kebayang rasanya tersengat listrik, lain kali lebih hati2 mas :)

Reply
avatar
Patrick Prasetyo delete 28 Maret 2016 07.19

kalau urusan elektronik emang harus siap-siap dengan kondisi seperti tersengat listrik. Harus lebih hati-hati kedepannya.

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 28 Maret 2016 07.31

Mungkin juga mas...kan jadi lemes badan :)

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 28 Maret 2016 08.45

Memang harus ekstra hati hati mas kalau mau bongkar TV terutama pada bagian flyback tegangannya tinggi banget

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 28 Maret 2016 08.49

Jangan sampai merasakan deh mas...tapi resiko hobi elektronika memang begitu mas yang penting standar keamanannya dilakukan

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 28 Maret 2016 08.51

Kalau pas apes ya begitu mas tersengat sih sudah biasa buat orang elektro

Reply
avatar
denny aditia delete 28 Maret 2016 12.46

wah untung gak jadi manusia listrik abis tersengat :D

Reply
avatar
Iman Lukman delete 28 Maret 2016 13.05

Sudah berapa kali mas tersengat listrik saar reparasi televisi .. :D

Reply
avatar
Gustyanita Pratiwi delete 28 Maret 2016 13.25

saya dulu sempat belajar elektro juga mas, tapi mumet nyocok-nyocokin peralatannya kayak led dll hehhe

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 28 Maret 2016 14.40

Bisa jadi Gundala dong mas ada petirnya

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 28 Maret 2016 14.41

Kalau TV baru sekali tapi pernah juga kesetrum rangkaian lainnya

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 28 Maret 2016 14.42

Kalau nggak hobi memang puyeng elektro mba

Reply
avatar
Cilembu thea delete 28 Maret 2016 14.44

kesengat listrik jeh obat rematik....#aneh

Reply
avatar
Cilembu thea delete 28 Maret 2016 14.46

saya juga trauma walaupun waktu itu cuma ngeliat sodara yang tersengat listrik sampe pingsan, yang traumanya malah saya...keren nggak sih?

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 28 Maret 2016 15.12

Jangan coba coba deh...konyol

Reply

Dilarang nyepam ! Apalagi menyelipkan URL (Hidup/Mati) atau promosi dikolom komentar ! Mau Promo Silahkan Pasang Iklan
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement