Sunday, August 13, 2017

Mendapatkan Kritik Pedas Dari Pengunjung Youtube

author photo
Mendapatkan Kritik Pedas Dari Pengunjung Youtube-Tak bisa dipungkiri saat ini Youtube merupakan situs video yang paling diminati berbagai kalangan dan paling populer sampai-sampai Anak Presiden RI memiliki Akun Youtube.Tak heran jika orang-orang terkenal seperti artis memiliki channel video di Youtube.

Mendapatkan Kritik Pedas Dari Pengunjung Youtube


Kesuksesan sebuah channel video Youtube bisa dilihat dari jumlah subscribe,jumlah penonton,banyaknya komentar maupun jumlah like.Sebuah chanenel yang channel aygn sukses akan mendatangakan pundi-pundi uang jika pemilik akun tersebut memonetisasi videonya melaLui youtube dimana nantinya video yang dimoentisasi akan muncul iklannya melalui program adsense.

Semakin banyak view dan durasi tayang maka penghasilan juga semakin besar apalagi jika videonya ditujukan untuk Negara tertentu seperti amerika nilai iklannya akan semakin tinggi makanya jangan heran jika ada youtubers yang berpenghasilan ribuan dolar per bulannya dari adsense.

Sayangnya untuk mendatangkan pengunjung yang banyak tidak mudah butuh kreativitas dalam membuat video dari proses penentuan topik,pengambilan gambar,narasi hingga pengeditan gambar.Video yang asal-asalan akan membuat video sepi pengunjung dan yang lebih parah mendapatkan unlike atau komentar pedas/negatif karena akan menrunkan reputasi sebuah channel video.

Berkaitan dengan komentar ini saya ingin berbagi pengalaman mendapatkan komentar pedas dari pengunjung video saya di Channel Dwi Sugiarto.Perlu anda ketahui sebenarnya saya tidak terlalu fokus bermain youtube untuk mendapatkan penghasilan dari intetnet tapi saya lebih fokus ke blog makanya jumlah video saya masih sedikit baru sekitar 31 Video begitu pula dengan penayangannya.

Akhir-akhir ini terbesit keinginan untuk bermain youtube sambil ngeblog karena penghasilan dari adsense blog cenderung menurun apalagi caranya mudah saya tinggal mengaitkan channel youtube saya ke adsense sehingga bisa langsung dimonetisasi.Tapi hal itu belum saya lakukan pertimbangannya jumlah penayangannnya masih kecil Cuma 2k per bulan jadi kalau dimonetisasi hasilnya kecil.

Baca juga : 5 Penyebab Blog Tak Kunjung Menghasilkan

Sedikit-demi sedikit saya mulai membuat video baru bermodalkan smartphone dan software editing namun saya jarang mengedit video tapi hasil rekaman dari smartphone langsung saya up load ke Youtube.Sebulan yagn lalu saya membeli cetakan martabak mini dari sebuah situs marketplace munculah ide untuk membuat reviewnya.

Dalam video yang berdurasi 6 menit itu saya memberikan narasi sayangnya hanya melalui mic bawaan smartphone jadi suaranya kecil.Video tersebut saya buat buru-buru disaat anak-anak saya sedang tidur siang soalnya kalau mereka melihat sudah pasti videonya akan acak-acakan sehinga narasi saya buat spontan dan cenderung asal ngomong.

Tak dinyana-nyana ternyata videonya ada yang menonton bahkan berkomentar tapi pedas yang isinya begini,”Kelamaan Ngomongnya Keburu Kiamat…”.Sebagai pembuat video komentar ini bak tamparan yang keras buat saya dan saya justru bersyukur ada yang mengkritik video saya sehingga kedepannya saya bisa lebih baik dalam membuat video terutama narasinya harus lancar jangan lama mikirnya .

Bagaimana dengan anda apakah pernah mendapatkan krtik pedas dari pengunjung channel video  youtube anda dan bagaimana anda menyikapinya? Silahkan share disini!

This post have 5 komentar

avatar
mas prastiyo delete August 13, 2017 at 3:59 PM

jangan berkecil hati mas, jadikan kritikan sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik

Reply
avatar
Abdul Muhajir delete August 14, 2017 at 1:24 AM

wah sudah lama sekali saya vakum ngeblog, mas dwi juga mungkin sudah lupa dengan saya hehe. selama vakum saya main youtube mas dan untuk hasilnya sih lumayan mas. Pengalaman sih kalau banyak dislike dari penonton, videonya akan di review sama team youtube, kala itu video saya ada konten kekerasan anak lalu dihapus dan mendapatkan teguran, untungnya hanya streamingnya yg di nonaktifkan 90 hari, dan fiture monetizenya tetap bisa.

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete August 14, 2017 at 7:40 AM

Orangnya sih nggak lupa cuma blognya yang lupa he he he

Reply
avatar
Hendra Suhendra delete August 15, 2017 at 7:03 PM

Jangan pantang menyerah Mas, kritikan itu adalah masukkan juga buat kita kedepannya agar jauh lebih baik lagi. Jumlah 31 video itu lumayan banyak, apalagi sudah dimonetisasi semuanya, lah kalo saya mah gak ngurusin channel youtube, fokus di blog aja, hehehe...

Kalo anak-anak sampe tau, mungkin jadinya bisa minggu depan ya Mas, keburu diacak-acak sama bocah, alhasil videonya pun gak jadi-jadi, hahaha....

Mau tanya, kalo saya upload video, tapi musik backgroundnya musik orang lain, apakah itu dilarang di youtube, terkait hak cipta... Thanks mas

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete August 16, 2017 at 6:06 AM

Itulah mas...anak anak jadi kendala kalau mau buat video dirumah pasti ngerecokin....Coba aja mas nyicil bikin lumayan buat aset siapa tahu viewnya membludak apalagi mas hendra kan mahir edit video.
Tergantung mas kalau musiknya bebas hak cipta nggak masalah tapi kalau lagu umumnya ada hak ciptanya,saya juga pakai musik dari bendsound

Reply

Dilarang nyepam ! Apalagi menyelipkan URL (Hidup/Mati) atau promosi dikolom komentar ! Mau Promo Silahkan Pasang Iklan
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement