Senin, 12 Maret 2018

Tips Menyiasati Ongkos Kirim Toko Online Mahal

author photo
MEDIAKOMPILASI.COM-Tips Menyiasati Ongkos Kirim Toko Online Mahal-Belum lama ini saya mendapatkan Call to Action ke Nomor Whatsapp yang menanyakan harga dan berapa ongkos kirim cetakan martabak mini kekecamatan Adipala Cilacap Jawa Tengah. Saya langsung membuka aplikasi Raja Ongkir dan mengeceknya muncullah angkanya Rp.46.000 menggunakan jasa ekspedisi JNE Reguler. Kemudian saya langsung menginformasikan kepada calon pembeli Tadi dan langsung membalas,’Mahal ya Onkirnya!”.

Ongkos Kirim Toko Online

Hingga sekarang orang tersebut tidak menghubungi saya lagi. Dugaan saya orang tadi mengurungkan niatnya membeli cetakan martabak mini ditoko online saya karena mahalnya ongkos kirim. Kejadian ini bukan kali pertama saya alami sebelumnya juga pernah. Akhirnya saya berkesimpulan Ongkos kirim menjadi faktor penentu closing (Transaksi).

Hal ini tentu sangat merugikan buat saya karena saya sudah dapat Call to Action tapi tidak bisa closing namun saya tidak bisa berbuat banyak karena keputusan ada ditangan pembeli. Belajar dari hal ini saya memutar otak mencari tips menyiasati ongkos kirim toko online mahal. Ada langkah yang bisa saya lakukan agar calon pembeli tetap tertarik dan memutuskan tetap membeli. Berikut informasi selengkapnya :

1.Memberikan Diskon Ongkos Kirim
Faktor eksternal yang bisa membuat harga produk jadi mahal adalah ongkos kirim terutama jika berat produknya lebih dari 1 kg dan jauhnya lokasi tujuan pengiriman. Contohnya cetakan yang saya jual harganya Rp.190.000 jika ongkos kirimnya Rp.54.000 total yang harus dibayar pembeIi jadi Rp.244.000 tentunya harganya menjadi mahal.

Jurus agar calon pembeli tetap memutuskan membeli adalah dengan memberikan potongan ongkos kirim sehingga kesannnya harganya menjadi lebih murah. Resikonya memang keuntungan menjadi berkurang namun hal tersebut jauh lebih baik dari pada tidak jadi membeli. Pemberian diskon bisa berdasarkan margin keuntungan misalnya keutungan Rp.50.000 per pcs diskon ongkirnya RP.10.000 jadi masih mendapatkan keuntungan Rp.40.000.

2.Fokus pada target lokal
Jika berat produk toko online melebihi 1 kg ongkir yang mahal tidak bisa dihindari terutama jika pembelinya beda Propinsi misal dari Jakarta ke Jawa tengah. Paanrgetan pasar perlu dilakukan yaitu bidik pada target lokal misalnya jika toko online di Bekasi maka bidik pangsa pasar Jabodetabek karena ongkos kirim jika beratnya 2 Kg hanya Rp.18.000.

Cara ini bisa dilakukan dengan menembak kata kunci dengan kota tertentu misalnya jual nama produk Bekasi.

Baca juga :

3.Jelaskan Keuntungan
Tips menyiasati ongkos kirim toko online yang mahal berikutnya adalah dengan memberikan argumentasi kalau harga yang harus dibayar masih jauh lebih besar dari keuntungan yang akan didapat misalnya bonus. Jadi pembeli tidak merasa rugi membeli produknya atau  bisa juga dengan membandingkan dengan produk sejenis yang harganya jauh lebih mahal.

4.Gunakan jasa ekspedisi murah
Persaingan bisnis jasa ekspedisi semakin ketat dengan semakin banyaknya pemain baru yang  bergerak  dibidang ini sehingga perang tarif pun tidak bisa terhindarkan. Ini tentu menjadi sebuah keuntungan bagi pebisnis toko online karena bisa memilh jasa ekspedisi dengan tarif termudah apalgi jika jasa ekspedisi tersebut sudah berpengalaman.

Reputasi jasa ekspedisi tetap nomor satu sehingga sebaiknya cari informasi sebanyak-banyaknya jasa ekspedisi yang akan digunakan. Jika memang reputasinya bagus tak perlu ragu menggunakan jasanya.

Demikianlah informasi tentang Tips Menyiasati Ongkos Kirim Toko Online Mahal Mudah-mudahan membantu bisnis toko online anda. Jika Anda ingin menambahkan silahkan dikomentar. Sukses Untuk Anda!

This post have 8 komentar

avatar
Ibrahim M.Pd.I delete 12 Maret 2018 12.21

kalau saya ketika menjual itu saya akali dengan ongkir gratis, padahal ongkir dah termasuk di situ, jadi si pembeli merasa tidak diberatkan.

Reply
avatar
ABD KADIR Rusdi delete 12 Maret 2018 16.51

memang mas pasti terasa berat kalau ongkir nya mahal

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 13 Maret 2018 08.16

Kalau saya sistem begitu nggak cocok mas, kalau ongkirnya 50.000 berarti harga produknya nambah lagi 50 000 jadi mahal banget

Reply
avatar
ABD KADIR Rusdi delete 14 Maret 2018 05.23

saya jujur sering nggak jadi belanja online karena pesoalan onkir

Reply
avatar
Mang Lembu delete 14 Maret 2018 12.24

Calon klien seperti itu mah biasa mang, biasanya mereka cuma butuh sebagai pembanding harga, coba pake jasa IndahCargo murah jeh

Reply
avatar
Hujan Bulan Juni delete 14 Maret 2018 13.56

widihh.. makin mahir aja jualan onlinenya bang dwi.. ajarin lah bang.... saya pengen ada barang yg bisa di jual via online, tapi masih bingung barang apa yg lg trend..:D

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 15 Maret 2018 08.31

Oke Mang Makasih Masukannya , Nanti coba Indah Cargo deh

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 15 Maret 2018 08.33

Saya juga lagi belajar mas...nggak usah bingung bingung mas cari saja barang kesukaan mas trus cari suplier ke tokped ,liat laku atau tidak.

Reply

Dilarang nyepam ! Apalagi menyelipkan URL (Hidup/Mati) atau promosi dikolom komentar ! Mau Promo Silahkan Pasang Iklan
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement