Skip to main content

Pengalaman Tersengat Listrik Saat Reparasi Televisi

Pengalaman Tersengat Listrik Saat Reparasi Televisi-Namanya saja sudah hobi elektronika meskipun saya sudah mampu merakit radio,amplifier atau speaker aktif kok rasanya kurang lengkap kalau tidak menguasai tehnik reparasi(service) elektronika.Dulu saya sempat bercita-cita menjadi montir elektronika untuk mewujudkannya saya kemudian mengikuti pelatihan disebuah BLK Disnaker dikampung saya.Sebelum saya mengikuti pelatihan sebenarnya saya sudah menguasai dasar -dasar elektronika dengan cara belajar otodidak.Baca juga : Cara Belajar Elektronika Secara Cepat 

Power Supply Tv
Kapasitor yang jadi masalah ( Source)

Setekah 3 bulan mengikuti pelatihan dan mendapatkan ijazah montir muda ternyata saya belum mahir betul dalam bidang reparasi peralatan elektronika khususnya televisi karena memang saya jarang praktek membongkar atau mencoba mereparasi dan ternyata berdasarkan penuturan seorang montir elektronika dimana tempat saya PKL keahlian mereparasi bisa didapatkan dari pengalaman bukan dari kursus atau teori.Kursus hanya memberikan dasar-dasarnya saja

Disitulah kesulitannya,untuk bisa berlatih mereparasi paling tidak saya harus magang ditempat reparasi sehingga sering menemukan masalah dan memperbaikinya jika tidak ketemu masalahnya bisa minta bantuan teknisi ditempat magang.Sebenarnya bisa juga berlatih sendiri namun tetap harus ada yang membimbing.Akhirnya saya memilih untuk berlatih sendiri dan sayangnya hanya modal nekat atau kira-kira saja.

Suatu saat saudara saya televisinya rusak dimana gambarnya tidak muncul padahal lampu powernya menyala dan minta tolong dibetulkan.Saya beranggapan kerusakannya tidak parah cuma pada bagian power supply akhirnya saya menyanggupi siapa tahu bisa,oh ya televisinya merk china 14 Inch.Dengan berbekal peralatan elekronika mulai dari multimeter,solder,desoldering,obeng sampai tang kemudian saya mencoba memperbaiki televisi dirumah saudara saya.Baca juga : Miliki 5 Peralatan Kerja ini Jika Ingin Belajar Elektronika

Setelah kabinetnya terbuka saya langsung mengecek pada bagian power supply dan bagian ini sebenarnya bagian yang berbahaya (Live Area)artinya bertegangan tinggi makanya harus berhati-hati.Saya kemudian mencolokkan kabel AC power kekontak listrik lalu saya ukur tegangan beberapa komponen seperti elco,dioda dan transistor untuk mengetes bekerja atau tidak.Setelah dirasa tidak ada masalah saya berinisiatif mengetes kaki kaki komponen mungkin ada yang solderannya lepas atau tidak dengan cara memegangnya.

Disinilah keteledoran saya harusnya saya memencet dulu tombol powernya namun saya lupa dengan kata lain tegangan listriknya masih ada dan ketika saya memegang elco(kapasitor) power yang berukuran paling besar saya langsung tersengat aliran listrik rasanya tidak bisa dilupakan seumur hidup bahkan beberapa jam kemudian badan saya langsung meriang.Untungnya waktu itu saya menggunakan alas kaki karena memang sudah menjadi kebiasaan pas praktek saya selalu mengenakan alas kaki kering.

Pesan saya kepada yang hobi elektronika terutama yangt sedang belajar reparasi televisi agar selalu berhati-hati ketika melakukan pekerjaan elektronika karena akan selalu berhubungan dengan tegangan tinggi keselamatan yang paling utama.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar