Skip to main content

Hari Terakhir Ramadhan Penjual Makanan Diserbu Pembeli

Hari Terakhir Ramadhan Penjual Makanan Diserbu Pembeli-Ada yang berbeda dihari terakhir Ramadhan diperumahan saya,banyak toko sembako atau penjual makanan yang tutup dan banyak rumah yang kosong ditinggal mudik penghuninya.Hal seperti ini sudah biasa terjadi setiap musim mudik lebaran tiba.Bagi yang kebetulan tidak mudik kekampung halaman bisa jadi bukanlah sesuatu yang menyenangkan.

Bagaimana tidak jika dihari-hari biasa saya bisa dengan mudah mendapatkan kebutuhan sehari-hari tapi jika dimusim mudik lebaran semuanya jadi serba susah.Salah satunya jika ingin membeli makanan entah untuk makan atau sekedar jajan.Seperti yang terjadi dihari terakhir ramadhan hari ini 05/7/2015 ketika saya ingin membeli gorengan untuk berbuka puasa hampir sebagian besar penjualnya sudah pada mudik lebaran hanya tersisa satu atau dua penjual saja.

Tukang Tempe Mendoan
Hari terakhir Ramadhan penjual makanan diserbu pembeli
Saya memilih membeli gorengan untuk lauk makan karena penjual sayur mayur keliling rata rata sudah mudik sedangkan kalau belanja kepasar semuanya serba mahal dan untuk barang-barang tertentu sudah langka karena penjualnya sudah mudik seperti tempe atau tahu.Jadi saya memilih untuk membeli gorengan lebih praktis dan harganya juga tidak naik.

Seperti biasanya kalau istri saya malas masak maka saya memilih untuk membeli tempe mendoan dan memang tidak ada pilihan lain karena tinggal tukang tempe mendoan saja yang masih tetap berjulaan.Karena hari ini masih melaksanakan ibadah puasa saya memilih untuk membeli tempe mendoan menjelang waktu maghrib atau sekitar jam 17:30.
Baca juga : Tempe Mendoan Kuliner Nikmat Harga Bersahabat

Ternyata tukang tempe mendoannya diserbu pembeli pas saya sampai ketempat berjualan sudah antri mungkin ada sekitar 5 orang yang sedang menunggu pesanan belum lagi yang baru datang dan akan memesan.Takut kehabisan saya buru-baru memesan dan sambil menunggu saya iseng-iseng mengambil gambar tukang tempe mendoan yang sedang diserbu pembeli.

Tak bebrepa lama kemudian tempe mendoan pesanan saya sudah matang setelah saya bayar,saya bergegas pulang karena hari menjelang maghrib.Dalam hati saya untung buru-baru beli kalau telat sedikit saja bisa kehabisan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar