KPK

Sunday, January 10, 2016

Perbedaan Menulis Artikel Berdasarkan Ide Sendiri dengan Referensi

author photo
Perbedaan Menulis Artikel Berdasarkan Ide Sendiri dengan Referensi-Manakah yang sering anda lakukan menulis artikel berdasarkan ide sendiri atau menulis artikel berdasarkan referensi?artikel yang dibuat berdasarkan ide sendiri hampir bisa dipastikan selalu fresh dan unik berbeda jika anda menulis artikel berdasarkan referensi biasanya agak kurang unik karena ditulis berdasarkan artikel-artikel yang sudah ada diinternet jadi sudah pernah dipublikasikan oleh bloger lain.

Jika disuruh memilih saya pribadi lebih suka menulis artikel berdasarkan ide sendiri misalnya berdasarkan pengalaman,bakat dan minat selain unik menulisinya juga lebih mudah dan lebih berpeluang mendapatkan trafik namun kelemahannya artikel yang saya buat jadi terbatas dan terkadang tidak menyasar pada target pengunjung tertentu.Apalagi jika blog tersebut akan digunakan untuk optimasi adsense jika hanya menulis artikel berdasarkan ide sendiri saya yakin akan kurang produktif dan tentu saja akan berpengaruh pada penghasilan.
Menulis artikel

Jalan keluarnya agar bisa produktif yaitu dengan cara menulis artikel berdasarkan referensi misalnya anda akan menulis artikel yang topiknya lagi hangat jadi perbincangan saat ini yaitu penyakit demam berdarah,saya yakin jika anda bukan dokter atau tenaga medis lainnya anda harus membaca referensi sebelum menulis artikel,disinilah tantangannnya jika anda ingin artikel anda unik anda harus bisa menulis berdasarkan gaya anda sendiri jika hanya sekedar mengutip walaupun diperbolehkan namun kalau kalimatnya tidak dirubah maka akan berkurang keunikannya,Baca juga : Contoh Kalimat Kutipan dalam Artikel 

Makanya jika anda ingin menulis berdasarkan referensi sebaiknya tidak bersumber dari 1 referensi kalau bisa 5 referensi yang kemudian anda gabungkan sehingga artikel yang anda tulis lebih lengkap informasinya.Jika anda menulis hanya berdasarkan 1 referensi jika anda tidak pandai-pandai mengolah kalimat sehingga keunikannnya hanya beberapa persen saja dan ini tentu tidak baik karena akan sulit menempati posisi yang bagus dimesin pencari.

Selain itu jika anda menulis berdasarkan referesi yang ditulis blogger lain rawan sekali dilaporkan ke DMCA jika anda tidak mengolah kalimatnya dengan bahasa sendiri apalagi sampai copas mentah -mentah.Alangkah baiknya jika anda akan menulis artikel berdasarkan referensi carilah situs-situs yang memperbolehkan mengutip artikel misalnya Wikipedia namun tentu saja jangan sama persis.Untuk itu sebelum membuat artikel yang berdasarkan referensi paling tidak anda sudah memahami isi artikel tersebut sehingga anda akan lebih mudah menilis ulang dengan gaya bahasa sendiri.

Kesimpulannya menulis aritkel berdasarkan ide sendiri akan lebih cepat membuatnya dan lebih unik serta lebih aman dari pengaduan dibandingkan dengan membuat artikel berdasarkan referensi namun keduanya bisa diterapkan untuk blog anda biar artikelnya semakin banyak dan penghasilannya juga meningkat.

This post have 12 komentar

avatar
Arya Kinanti delete January 10, 2016 at 10:30 AM

Menulis dengan berdasarkan ide sendiri memang lebih mudah mas, karena semua mengalir dari fikiran kita, sedangkan menulis dengan berdasarkan referensi kita harus benar-benar bisa mengolahny biar bisa seunik mungkin, tapi itu malah membutuhkan waktu yang lumayan.

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete January 10, 2016 at 11:06 AM

Iya mas kalau saya selalu mendahulukan artikel berdasarkan ide sendiri nmanun sesekali menulis berdasarkan referensi tapi prosentasenya kebanyakan ide sendiri

Reply
avatar
Mas Prastiyo delete January 10, 2016 at 11:11 AM

Menulis berdasarkan ide sendiri akan membuat kita bertambah kreatif dan bisa menemukan banyak ide-ide baru untuk membuat tulisan

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete January 10, 2016 at 11:53 AM

Sebaiknya memang menulis artikel ide sendiri karena lama lama terbiasa menulis cepat sedangkan menulis berdasarakan referensi hanya untuk variasi saja

Reply
avatar
Muhammad Adam Hussein, SPd, CM delete January 10, 2016 at 4:31 PM

Keduanya dibutuhkan mas, kalau kita mengolah dari sumber lain juga perlu penambahan dari pendapat dan ide kita.

Yang paling dikeluhkan oleh blogger adalah mengolah sumber karena belum terbiasa. Berbeda dengan blogger yang basicnya dari penulis kemudian terjun jadi blogger. Otomatis kualitas tulisannya akan jauh berbeda.

Reply
avatar
Muhammad Mukhlis delete January 10, 2016 at 4:43 PM

menulis dengan ide sendiri memang kreaif, menambahkan beberapa ide lain juga bisa menambah sebuah ilmu baru tanpa belum kitaketahui :)

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete January 10, 2016 at 5:06 PM

Memang sebaiknya blogger menguasai 2 cara tersebut karena lazim dalam dunia kepenulisan cuma buat saya jika sumbernya dari situs online perlu keahlian untuk mendaur ulang sehingga terlihat fresh/unik itu yang harus dilatih

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete January 10, 2016 at 5:07 PM

Kedua duanya oke ya mas asal caranya benar

Reply
avatar
Afrid Fransisco delete January 11, 2016 at 8:26 AM

kalau saya juga biasanya ambil referensi dari artikel luar pak ;-)

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete January 11, 2016 at 2:28 PM

Bagus juga mas pengunjung jadi lebih banyak mendapatakan informasi yang beragam apalagi rujukannya situs luar

Reply
avatar
Defi Purnama delete January 12, 2016 at 9:30 AM

Kalau saya lebih dominan menulis artikel dengan referensi yang ada di internet mas. Tapi saya tulis ulang alias saya olah kembali kalimatnya biar gak mirip :)

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete January 12, 2016 at 10:30 AM

Asal bisa mengemasnya menjadi konten yang unik yang tidak sama dengan situs lain nggak masalah mas saya juga ingin mempelajari itu seperti yang lazim dilakukan penulis bayaran

Reply

Dilarang nyepam ! Apalagi menyelipkan URL (Hidup/Mati) atau promosi dikolom komentar ! Mau Promo Silahkan Pasang Iklan
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement