Saturday, April 1, 2017

Pengalaman Usaha Kuliner diPasar Kaget

author photo
Pengalaman Usaha Kuliner diPasar Kaget-Salah satu kelemahan usaha kuliner adalah harus mampu mendatangkan pembeli sebanyak-banyaknya jika tidak alamat rugi besar karena barang dagangannnya tidak tahan lama.Berbeda jika menekuni usaha lainnya seperti baju atau sandal tidak laku hari itu bisa dijual keesokan harinya.Oleh karena usaha kuliner membutuhkan tempat mangkal yang banyak orang berkumpul seperti pasar,sekolah dan lain-lain.

Usaha Kuliner

Pernah dengar pasar kaget? Yups… pasar yang keberadaannya secara dadakan atau tidak ditempat khusus untuk pasar misalnya saja dilahan kosong perumahan atau dijalan-jalan perumahan.Jika anda sedang mencari tempat untuk usaha kuliner anda pasar kaget bisa menjadi pilihan tepat selain ramai pengunjungnya biasanya tak perlu membayar jika ada pungutan juga murah.

Pasar kaget biasanya dilakukan dihari-hari tertentu jadi tidak tiap hari ada.Bagi warga disekitar lokasi keberadaan pasar kaget bisa menjadi tujuan belanja baik kuliner maupoun lainnya dan karena tidak tiap hari pasar kaget selalu ramai dikunjungi pembeli.Terbukti diperumahan saya di Cikarang Bekasi ada pasar kaget tiap hari Rabu sore selalu ramai dikunjung pembeli dan dari sekian pedagang ternyata penjual kulinernya banyak diburu warga seperti Cakwe,Basreng(Baso goereng),Martabak telor,Cilor,Cilung,Pukis,Es Cincau dan lain-lain.

Melihat peluang itu saya mencoba memanfaatkannya menjadi pekerjaan sampingan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara berjualan martabak mini kebetulan saya memang sedang menekuni usaha kuliner martabak manis mini.Biasanya tiap pagi saya mangkal disekolah SD sedang sore harinya saya mangkal di TPA namun saya juga ingin mencoba berjualan martabak mini dipasar kaget siapa tahu omsetnya lumayan.

Baca juga:
Usaha kuliner Martabak Mini Manis Modal Kecil
Modal Usaha Martabak Mini Unyil 2017

Setelah saya coba omsetnya cukup lumayan lebih banyak dari omset ketika mangkal di SD maupun TPA.Tadinya saya sempat kuatir kurang laku karena saya baru berjualan dipasar kaget tentunya belum banyak pembeli yang tahu namun tenyata waktu pertama kali jualan langsung habis sehingga diminggu berikutnya adonannya saya tambah dan Alhamdulilah selalu habis.

Saya amati memang kebanyakan pengunjung pasar kaget berburu kuliner terlihat dari belanjaan yang dibawa pulang dan uniknya lagi kebanyakan yang jajan dari kalangan anak-anak yang jajannya bisa lebih dari 1 macam jajanan tentu bersama orang tuanya.Usaha kuliner dipasar kaget menurut saya sangat menguntngkan karena meski waktunya sebentar namun banyak pengunjugnnya sehingga peluang berbelanjanya semakin besar apalagi jika jajanannya menarik.

Demikianlah pengalaman usaha kuliner dipasar kaget Mudah-mudahan bisa menginspirasi anda untuk menekuni usaha kuliner.

This post have 3 komentar

avatar
Achmad M. delete April 3, 2017 at 10:59 AM

Wah usaha baru nih... keren... martabak mininya dadakan buat atau udah jadi tuh?

Reply
avatar
Mangs abdul delete April 3, 2017 at 2:52 PM

mantap usaha martabak mininya berlanjut terus dari satu tempat ke tempat lainnya sampe ke pasar kaget.

Reply
avatar
Hendra Suhendra delete April 4, 2017 at 2:59 PM

Harus kreatif ya mas. BTW, itu TPA tempat pembuangan akhir atau taman Pendidikan Al-Qur'an??

Kebanyakan pengunjung pasar kaget itu biasanya bocah ya mas, karena anak saya juga sering ke pasar kaget/bazaar tiap jum'at malam di dekat rumah...

Reply

Dilarang nyepam ! Apalagi menyelipkan URL (Hidup/Mati) atau promosi dikolom komentar ! Mau Promo Silahkan Pasang Iklan
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement