Skip to main content

Perbandingan Speaker Aktif dan Speaker Pasif

Perbandingan Speaker Aktif dan Speaker Pasif-Pernahkah anda melihat dan mendengar sound sistem panggung seperti pada acara hajatan atau pentas musik? Bagaimana menurut pendapat anda seputar suara yang dihasilkannya? Mantap bukan? Speaker yang digunakan untuk sound sistem umumnya menggunakan speaker pasif yaitu speaker yang dalam pengoperasiannya membutuhkan amplifier dan rata-rata berdaya besar hingga 300 watt per kanalnya.Terbayang tidak kalau speaker dengan daya sebesar itu ditempatkan didalam rumah ukuran 3x3 M? Bisa bergetar dinding rumahnya.

Itulah mengapa speaker pasif lebih cocok digunakan untuk sound sistem lapangan(Outdoor) atau studio musik kurang pas jika untuk home audio.Walaupun dipasaran ada juga produk speaker pasif namun harganya cukup mahal belum lagi harus membeli amplifiernya atau receivernya secara terpisah.Saat ini Berdasarkan pengamatan saya ditoko elektronik jarang sekali menemukan produk speaker pasif padahal dulu sebelum trend speaker aktif bisa dengan mudah ditemukan.Baca Juga: Pengertian Speker Aktif dan 
Sistem Speaker Terbaik 

Speaker Pasif

Saat ini masyarakat cenderung lebih memilih speaker aktif untuk home audio dari pada speaker pasif.Namun apakah berarti speaker aktif lebih baik dari pada speaker pasif? Nah…pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membandingkan speaker aktif dan speaker pasif.

Speaker Aktif

1.Harganya lebih hemat karena tidak perlu membeli amplifier lagi karena didalamnya sudah ada amplifiernya bahkan speaker aktif model terbaru sudah dilengkapi dengan port USB dan tuner.
2.Pengoperasiannya kurang fleksibel karena harus diletakkan didekat stop kontak dan kedua speaker harus saling berdekatan karena kabel yang menghubungkan kespeaker kanan/kiri biasanya pendek.
3.Spesifikasinya sudah disetting dari pabrikan seperti woofer,daya atapun twitter.
4.Sulit untuk diupgrade atau dimodifikasi.
5.Tidak cocok untuk audio outdoor

Speaker Pasif

1.Perlu dana lebih karena harus membeli amplifier secara terpisah.
2.Peletakannya fleksibel bisa dimana saja yang penting kabel penghubung keoutput amplifier cukup.
3.Antara amplifier dan speaker pasif harus matching impedansinya atau powernya.
4.Bisa diparalel atau ditambah speaker pasifnya,jadi 1 amplifier bisa untuk 2 atau 4 speaker pasif bahkan bisa lebih asal power amplifiernya memadai dan jika ingin mengganti driver speakernya dengan kualitas yang lebih bagus bisa dilakukan dengan mudah..
5.Cocok banget untuk audio outdoor khsususnya untuk driver amplifier yang berdaya besar.

Demikianlah informasi seputar perbandingan speaker aktif dan Speaker Pasif semoga bisa membantu anda menentukan jenis speaker yang akan anda pilih. 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar