Tutorial, Review, Tips&Trik

5 Penyebab Toko Kelontong Sepi Pembeli

5 Penyebab Toko Kelontong Sepi Pembeli-Bisnis toko kelontong masih diminati masyarakat karena mudah untuk dijalankan  baik sebagai bisnis utama atau sebagai bisnis sampingan.Tak jarang toko kelontong meraih sukses bahkan berkembang menjadi grosir kelontong.Wajar saja jika kemudian bisnis toko kelontong masih menjadi bisnis favorit sehingga banyak bermunculan toko kelontong-toko kelontong baru.Namun kenyataannya tidak semua toko kelontong tersebut berjalan sesuai dengan harapan ,ada yang ternyata sepi pembeli.Jika bisnis tersebut hanya sebagai sampingan yang biasanya dilakukan oleh ibu rumah tangga dirumah mungkin tidak mempermasalahkannya namun jika bisnis tersebut sebagai bisnis utama hal tersebut merupakan momok yang menakutkan apalagi jika toko kelontong tersebut baru merintis,resiko kerugian sudah ada didepan mata jika terus dibiarkan lama kelamaan modalnya akan habis.Baca Juga : Cara Memulai Usaha Toko Kelontong dengan 3 Langkah
Bisnis Toko Kelontong
Lokasi toko kelontong yang strategis
Jika hal ini terjadi pada toko kelontong anda ,sudah sewajarnya anda secepatnya mengatasi permasalahan tersebut sehingga toko bisa berjalan dengan baik.Toko sepi pembeli sudah pasti ada penyebabnya,oleh karenanya anda harus mengevaluasi untuk mencari penyebabnya kemudian dicari solusi untuk mengatasinya.Berkut ini 5 Penyebab toko kelontong sepi pembeli simak informasi selengkapnya.

1.Terlalu Banyak Pesaing.
Persaingan dalam toko kelontong takkan bisa dihindari,karena bisnis ini sifatnya yang mudah dilakukan oleh siapa saja tanpa memerlukan keahlian khusus asal punya modal dan tempat langsung bisa berjualan namun jika pesaingnya terlalu banyak tanpa didukung target konsumen yang memadai hasilnya juga akan kurang memuaskan misalnya toko anda tadinya hanya sendirian kemudian muncul pesaing lebih dari 5 toko yang lokasinya saling berdekatan,dengan jumlah penduduk yang sama otomatis konsumen terpecah belanjanya.

2.Harga Terlalu Mahal.
Jika toko anda belum ada pesaing harga mahal mungkin tidak mengurangi minat pembeli namun jika sudah ada pesaing tentunya konsumen lebih memilih toko yang harganya murah bahkan selisih harga Rp.100 bisa menjadi pelanggan ada berpindah ketoko lain.Disinilah anda harus menerapkan strategi bisnis  sehingga anda bisa menjual barang dengan harga yang murah misalnya mengambil prosentase yang kecil atau mencari pemasok yang harganya lebih murah.Baca Juga : Toko Kelontong Murah selalu diburu Pembeli,Ini Dia Rahasianya

3.Pelayanan Kurang Bagus.
Harga murah namun pelayanannya kurang bagus bisa membuat pembeli enggan datang kembali misalnya pelayanannya terlalu lama,kurang ramah,sering salah hitung atau tidak diantar.

4.Lokasi kurang strategis.
Jika toko anda lengkap barangnya,harganya sudah murah namun sepi pembeli bisa jadi karena lokasi toko anda kurang strategis sehingga pembeli sulit menemukan toko anda,lokasi masuk kegang sempit,parkir tidak memadai,jauh dari pemukiman,bukan jalur lalu lintas utama warga.

5.Barang Kurang Lengkap.
Kelengkapan cukup mempengaruhi pada daya tarik pembeli semakin lengkap semakin berpeluang mendatangkan pembeli.Toko kelontong yang barangnya sedikit bisa menimbulakn asumsi kalau toko anda toko kecil yang harganya mahal.Berbeda jika toko anda barangnya lengkap pembeli langsung beranggapan toko kelontong anda toko yang besar sehingga harganya juga murah.Baca Juga : 8 Barang Toko Kelontong yang Tahan Lama

Demikian informasi tentnag 5 penyebab Toko kelontong Sepi Pembeli yang bisa saya sampaikan untuk anda semoga bermanfaat sehingga toko anda terhindar dari hal tersebut.Terima kasih sudah berkunjung.

19 comments:

  1. saya juga pengen usaha kelontong mas, takut banget rasanya memulai karena dananya besar dan kalau rugi gimana nantinya, takut juga kalau habis kuliah ini ngga dapat pekerjaan maka bisa jadi toko kelontong jadi bisnis utama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan takut mas asal mangemennya bagus resikonya bisa diminimalisir dan faktor terpenting adalah lokasi dan modal.Untuk amannya bisa dimulai dari modal yang kecil mas sambil cari nama jika pelanggannya sudah banyak baru dikembangkan menjadi lebih besar

      Delete
  2. Konsumen pun pandai memilih, kalo emang harga barang di toko A lebih mahal dari toko B, ya konsumen pasti lari ke toko B. Jadi semua aspek diatas memang benar-benar harus diperhatikan ya Mas Dwi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mas konsumen sekarang sudah pada pinter mas kalau ada toko yang harganya lebh murah langsung diburu apalagi sembako

      Delete
  3. Ada yg ketinggalan kayaknya mas, mungkin agak nyesek juga sih, tapi fakta. Yaitu faktor tampang penjual. Berdasarkan yg saya teliti setiap hari di pasar, pedagang cakep lebih rame pembeli ketimbang pedagang yg tampangnya pas-pasan. Tapi untungnya faktor lokasi yang strategis masih bisa mempertahankannya.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu bagian dari pelayanan mas kalau yang nunggu toko masih muda apalagi cakep orangnya pembeli akan lebih betah ketimbang toko yang ditunggu oleh orang yang mukanya nggak bersahabat

      Delete
    2. masuk juga ya tampang. pantesan pelayan toko pada begitulah ya. bahkan sebagian pelayan toko roknya di atas lutunya jauh banget mungkin ini dia tujuannya. kasiannya pelayannya jadi objek hiasan biar planggan datang.

      Delete
    3. Sepertinya kalau toko kelontong sih jarang yang pelayannya gitu gitu amat mang mungkin kalau pelayan di Mall bisa jadi

      Delete
  4. Sebelum bisnis juga perlu dipikirkan modal mas,,, mungkin modal nya ga cukup untuk melengkapi dagangannya atau membeli lokasi yang strategis... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau untuk toko kelontong modalnya bisa menyesuaikan mas untuk tahap awal yang penting lengkap biarpun stoknya sedikit.Modal yang besar tidak menjamin bisa sukses kalau tidak didukung jurus pemasarannya bagus misalnya harganya asal-asalan

      Delete
  5. depan rumah saya ada toko kelontong, kondisinya seperti diatas, kadang buka tapi sering tutupnya

    ReplyDelete
  6. kalau menurut saya meskipun banyak pesaing setidaknya hal tersebut bisa menjadikan pemilik toko lebih kreatif dalam dagangannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika pesaingnya terlalu banyak tanpa diimbagi target konsumen yang memadai atau yang beli itu itu saja sekreatif apapun usaha yang kita lakukan akan tetap sulit kecuali toko kita didukung modal yang besar sehingga bisa belanja partai besar atau didukung distributor besar sehingga harganya lebih murah

      Delete
  7. Bener sekali kang, terlebih kalau harga mahal wah bisa bisa menjauh semua itu kang

    ReplyDelete
  8. Intinya jadi kita sebagai pebisnis harus bisa bersaing dari segi kualitas pelayanan, harga lebih murah daripada pasaran tapi selisih tipis (biar enggak murah juga), lokasi dan barang juga harus tersedia dengan lengkap dan strategis.

    Semoga ilmu ini bisa saya segera menjalankannya, mudah-mudahan menjadi pegangan ketika saya juga berwirausaha. Makasih banyak mas pencerahannya.

    ReplyDelete
  9. Mas sya ad rencana mau bka toko kelontong d daerah purwakarta..tp sya blm tau distributor y tu d sblh mna almat y..mngkn mas bsa bantu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tokonya belum buka nggak bisa dapat barang dari distributor mas karena sistemnya salesnya datang ke toko jadi pertama kalau belanja pertama kali ke agen terdekat dulu mas setelah toko berjalan distributor akan mendatangi toko dengan catatan daerah mas merupakan wilayah distribusi

      Delete

Dilarang nyepam ! Apalagi menyelipkan URL (Hidup/Mati) atau promosi dikolom komentar !

Followers

Total Pageviews

Copyright © Media Kompilasi. All rights reserved. Template by CB