Senin, 23 Juli 2018

3 Resiko Online Shop Bagi Penjual Wajib Tahu

author photo
MEDIAKOMPILASI.COM, 3 Resiko Online Shop Bagi Penjual Wajib Tahu - Apakah Anda berencana merintis online shop dalam waktu dekat ini? Jika YA saya sarankan untuk mengetahui apa saja resiko yang akan anda hadapi dan cara mengatasinya. Hal ini sangat penting jangan sampai kredibilitas online shop anda jatuh hanya karena tidak bisa mengatasi permasalahan yang terjadi saat proses jual beli online.

3 Resiko Online Shop

Kelihatannya proses jual beli di online shop relatif sederhana pembeli pesan, bayar lalu produk dikirim namun pada kenyataannya sungguh lebih rumit jika muncul kendala resiko online shop bagi penjual. Kebetulan saya sendiri sudah beberapa bulan ini merintis bisnis online shop dengan Brand Cetakan7. Pertama, kedua dan seterusnya proses transaksi lancar namun pada proses transaksi yang ke-5 saya mengalami masalah yang serius jika saya tidak mampu menyelesaikan permasalahan itu dengan baik bisa-bisa saya dicap penipu atau toko online kurang terpercaya.

Baca juga : Pengalaman Komplain Produk Rusak Di Tokopedia

Untungnya dengan bantuan suplier akhirnya saya bisa menyelesaikan permasalahan itu dengan baik sehingga meskipun awalnya pembeli kecewa namun saya bisa memberikan solusi yang baik. Nah...agar nantinya bisnis Online shop anda lancar, ada 3 Resiko Online shop bagi penjual yang wajib anda ketahui. Apa sajakah itu? Berikut informasi selengkapnya :

3 Resiko Online Shop Bagi Penjual


1.Pembeli tidak Kooperatif
Dalam proses pengiriman online shop kelengkapan alamat menjadi faktor yang menentukan apakah produk pesanan bisa sampai dengan selamat atau tidak, semakin lengkap tentu akan semakin baik idealnya ada nama Jalan, nomor rumah, RT RW kelurahan dan kecamatan serta Kota/Kabupaten. Namun adakalanya pembeli tidak kooperatif artinya tidak memberikan alamat yang lengkap misalnya saja saya permah mengalami dimana pembeli hanya memberikan alamat tanpa kelurahan, kecamatan atau nomor rumah.

Namun meskipun saya sudah menanyakan namun tak kunjung mendapatkan jawaban padahal pemesan tersebut serius akan membeli bahkan sudah mentransfer uang pemesanan. Akhirnya saya berinisiatif mencari sendiri kecamatan serta kelurahannya apa di Google setelah ketemu barulah saya mengkonfirmasikan kepembeli apakah kelurahan dan kecamatannya benar seteleh mendapatkan konfirmasi barulah produknya saya kirim.

2.Produk Mengalami Kerusakan
Setiap pesanan dari pembeli Online Shop akan dikirimkan melalui jasa ekspedisi seperti JNE, TIKI, WAHANA. POS dan lain-lain dan resiko kerusakan karena proses pengiriman tetap ada apalagi untuk barang yang mudah pecah atau patah. Sebenarnya pihak ekspedisi sudah mengantisipasi hal tersebut dengan menyediakan asuransi hanya saja karena ada biaya tambahan pembeli jarang mengasuransikan pesanannya jika harganya tidak mahal.

Sedangkan tiap harinya jasa ekspedisi tentunya tidak hanya mengirimkan paket anda sehingga resiko rusak tetap ada meskipun dalam pengemasannya sudah dibuat seaman mungkin seperti yang saya alami kemasan produk sudah ditambahkan bubble wrap namun nyatanya produk bisa rusak padahal pengirimannya antar kota saja.

Kerusakan akibat proses pengiriman ini jika meminta pertangung jawaban kepihak jasa ekspedisi prosesnya tidaklah mudah kecuali kalau paketnya diasuransikan. Itulah mengapa anda harus memperhatikan hal ini apakah online shop anda nantinya akan memberikan garansi kerusakan ataukah tidak, jika memilih tidak artinya setiap kerusakan menjadi tanggung jawab pembeli tentunya pembeli tidak akan nyaman belanja ke online shop anda.

Saya sendiri memilih suplier yang memberikan garansi kerusakan produk akibat proses pengiriman sehingga saya bisa sedikit tenang jika ada masalah dalam proses pengiriman ini.

3.Produk Hilang
Jika alamat pengiriman jelas kemungkinan produk hilang saat pengiriman sangat kecil namun resiko hilangnya produk tetap ada misalnya karena kesalahan/kelalaian sumberdaya manusia dari jasa ekspedisi itu sendiri. Biasanya jika ada kehilangan produk saat pengiriman maka pembeli akan mendapatkan ganti rugi dari jasa ekspedisi sebesar 10x Ongkos kirim. Jika harga produknya mahal atau lebih dari 10x ongkos kirim sebaiknya di asuransikan.

Jika online shop anda mengalami hal ini anda harus pro aktif menghubungi jasa ekspedisi dan menyarankan kepada pembeli untuk melakukan hal yang serupa agar cepat ditanggapi pihak ekspedisi karena jika berlarut-larut tentu akan membuat pembeli kecewa.

Demikianlah informasi seputar 3 Resiko Online Shop Bagi Penjual Wajib Tahu Mudah-Mudahan bermanfaat untuk bisnis Anda atau jika anda punya pengalaman lain silahkan share disini !

This post have 7 komentar

avatar
Djangkaru Bumi delete 23 Juli 2018 12.27

Pembeli yang meremehkan ,tanpa menyertakan alamat yang jelas ini lo, yang saya kadang kasihan tukang kurirnya harus mondar-mandir mencari alamat rumahnya. Terus itu, nomor telephonenya tidak diaktifkan pula. Kan kasihan,

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 23 Juli 2018 19.16

Saya sering mas dapat pembeli model gitu mau gak mau kita yang harus repot agar nantinya tak masalah dijalan

Reply
avatar
yosef pedia delete 23 Juli 2018 20.43

pembeli yang tanya-tanya terus tapi akhirnya g jadi beli,....hmmm sering dapat kayak gitu

Reply
avatar
Roli Supiawan delete 24 Juli 2018 22.43

Sejauh ini saya coba jualan baju, alhamdulillah aman-aman saja bang. Thanks artikel nya memberi pengetahuan untuk berjaga-jaga

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 25 Juli 2018 11.05

Wah itu sih makanan saya sehari-hari mas...tapi sudah saya anggap biasa

Reply
avatar
Dwi Sugiarto delete 25 Juli 2018 11.07

Syukur deh mas kalau lancar jaya tapi kemungkinan masalah tetap ada makanya harus siap menghadapinya

Reply
avatar
Abdul Muhajir delete 31 Juli 2018 02.44

nyesek itu ketika CALON pembeli banyak tanya dan sudah dilayani dengan sangat amat ramah namun berakhir dengan saya di block. untuk kerusakan barang sangat jarang saya alami karena selalu di packing dengan rapih. dan untuk barang hilang, saya belum pernah mengalami tapi semoga saja tidak.

Itulah mengapa calon pembeli selalu saya tekankan untuk mengikuti alamat di KTP ( jika sama dengan alamat sekarang ) mulai dari nama lengkap, alamat, rt/rw/ kabupaten-provinsi dan juga nomor yang bisa dihubungi, jadi jika kurirnya bingung cari alamat, bisa telpon penerima barangnya untuk mengambil di kantor atau tempat yang sudah diatur berdua

Reply

Dilarang nyepam ! Apalagi menyelipkan URL (Hidup/Mati) atau promosi dikolom komentar ! Mau Promo Silahkan Pasang Iklan
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement