Skip to main content

Pengalaman Memperbaiki Monitor LCD Hidup Sebentar Lalu Mati

Monitor LCD

MEDIAKOMPILASI.COM Monitor LCD Hidup Sebentar Lalu Mati. Punya komputer bagus tapi monitornya mati sama saja bohong. Betul tidak? Nah makanya kondisi monitor komputer harus selalu dalam kondisi baik. Namun namanya juga peralatan elektronik ada masanya mengalami kerusakan termasuk monitor Komputer model LCD ini.

Kerusakan monitor LCD ini ada yang ringan sampai berat, kalau ringan mungkin masih layak untuk diperbaiki namun jika berat pilihan terbaiknya ganti monitor lagi. Contoh kerusakan yang berat adalah ganti panel karena ongkosnya bisa selisih sedikit dibandingkan dengan harga baru atau bekas.

Meskipun kerusakan ringan kalau dibawa ketukang servis tetap saja harus mengeluarkan biaya. Nah terkadang ini jadi pilihan sulit antara memperbaiki monitor LCD yang rusak atau membeli monitor lagi. Misalnya saja ongkos perbaikan dan komponen Rp.100.000 bisa saja lebih tergantung tukang servisnya sedangkan kalau beli monitor LCD bekas harganya sekitar Rp.250.000.

Nah kebetulan belum lama ini Monitor LCD saya tiba-tiba saja rusak dimana gejalanya saat komputer dihidupkan Windows bisa tampil namun hanya sebentar lalu mati lagi. Kondisi led indikator ON (Hijau). Oh ya Monitor LCD ini dulunya belinya bekas di Bukalapak sekitar 2 tahun yang lalu merknya Acer tipenya Kotak bukan Wide.

Baca Juga :
Data Aman dengan Sandisk Cruzer Blade 16 GB
Cara Upgrade Pentium 4 ke Core 2 Duo
Pengertian SSD Plus Kelebihan dan Kekurangan

Uniknya ketika saya tekan tombol power monitor untuk mematikan lalu menghidupkan lagi, windows bisa tampil lagi tapi cuma sebentar lalu mati lagi. Oh ya CPU komputer dalam keadaan menyala jika dilihat dari kipas prosesor maupun suara hardisk.

Beberapa Prediksi Kerusakan :


  1. Komputer rusak. Kemungkinan ini sangat kecil karena Windows bisa tampil meski hanya sebentar. Jika komputer yang bermasalah misalnya RAM nya maka windows tidak bisa tampil sama sekali. Untuk memastikannya sebenarnya mudah tinggal menggunakan monitor lain kalau bisa tampil berarti monitornya yang rusak. Sayangnya saya tidak punya monitor cadangan jadi susah untuk mengeceknya.
  2. Kabel VGA Bermasalah. Kemungkinan ini ada karena saya pernah menggunakan kabel VGA abal-abal dan monitor memang mati hidup.
  3. Monitor LCD memang rusak.

Tindakan yang saya lakukan :

Mencoba mengganti Kabel VGA namun hasilnya sama saja monitor LCD tetap seperti keadaan semula. Akhirnya saya menduga memang monitor LCD bermasalah. Disinilah kebimbangan muncul mau dibawa ketukang servis atau beli monitor LCD bekas lagi. Pertimbangan saya seperti yang sudah saya ungkapkan diatas jika diservis tentunya ongkosnya kalau ditambah sedikit bisa beli monitor LCD bekas lagi.

Dalam kebimbangan itu munculah ide untuk menghubungi penjual monitor second yang saya temukan dimarketpalce facebook. Kebetulan lokasinya masih satu kota Bekasi dan harga yang ditawarkan juga murah mulai Rp.250.000.

Saya mengirim pesan apakah stoknya masih ada dan penjual menjawab ada lalu saya menanyakan lokasinya berapa jauh dari perumahan saya ternyata lumayan jauh jaraknya sekitar 20 Km. Ketika saya minta untuk mengantar kerumah saya penjualnya tidak menyanggupi alasannya repot nunggu jualannya.

Akhirnya mucullah ide untuk memperbaiki sendiri Montor LCD tersebut. Ini tentu bukan nekat karena saya memiliki sedkit keahlian dibidang elektronika yang saya dapatkan dari pelatihan bengkel elektronika selama 3 bulan.

Pertimbangan saya jika nantinya tidak bisa memperbaiki ya mau tak mau saya akan membeli kepenjual monitor LCD bekas yang sudah saya hubungi tadi.

Awalnya saya kesulitan membuka casing Monitor LCD ini namun berbekal pengetahuan dari video youtube akhirnya saya temukan trik untuk membuka casingnya.

Setelah semua casing monitor LCD terbuka secara garis besar ada 3 bagian/Blok  penting :

  1. Blok VGA 
  2. Blok Power Supply Ac Matic
  3. Blok Panel LCD

Namun yang menjadi perhatian saya adalah pada bagian Power supply karena saya lihat banyak menggunakan komponen elco (Elektrolit Condensator). Sedangkan pada bagian vga kebanyakan pakai chip.

Saya amati satu persatu komponen pada blok powet supply ini sampai akhirnya saya menemukan sebuah elco yang kondisinya kembung bagian atasnya. saya langsung menduga kalau kerusakan Monitor penyebabnya karena elco tersebut.

Saya cabutlah elco yang kapasitasnya 1000 Mikro Farad 1 Volt. Masalah lain muncul kemana saya mencari komponen pengganti karena diperumahan saya tidak ada toko kompoen eletronika. Sayapun mencoba melihat stok komponen ditempat penyipaman kompone yang saya punya. Alhamdulillah untungnya ada dan kapasitas serta tegangan kerjanya sama.

Saya pasang komponen tersebut lalu untuk menguji apakah Monitor LCD sudah normal atau tidak saya mencoba menghidupkan monitor tanpa menghubungkan kekomputer. Setelah tegangan Masuk, Muncul tulisan No Signal yang cukup lama dan LCD terlihat menyala walapun hanya Blank Hitam.

Tapi ini sudah menunjukkan kalau Backlight LCD sudah menyala. Saya jadi yakin kalau monitor sudah berfungsi dengan normal. Casing Monitor pun kembali saya pasang kembali seperti sedia kala dan kabel vga juga saya pasang.

Tiba saatnya untuk mencoba mengetes monitor LCD apakah sudah normal dengan menghidupkan komputer. Seperti dugaan saya Windows bisa tampil normal tanpa mati lagi. Dengan demikian Monitor LCD sudah normal kembali. . Oh ya untuk lebih jelasnya bisa tonton video saat saya memperbaiki yang sudah saya unggah ke YouTube.

youtube image

Ini tentu menjadi sebuah keberuntungan bagi saya karena kerusakannya terlihat karena ada kasus kerusakan tapi komponen yang sudah rusak secara fisik terlihat normal. Saya juga tak perlu keluar uang untuk membeli  monitor lagi karena bisa saya perbaiki sendiri

Demikianlah artikel seputar Pengalaman Memperbaiki Monitor LCD Hidup Sebentar Lalu Mati Semoga Bermanfaat !
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar